Lokal Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / BPK Temukan Kekurangan Volume Rp1,29 Miliar di 22 Proyek PUPR Polman, Nilai Pengembalian Masih Dibungkam

BPK Temukan Kekurangan Volume Rp1,29 Miliar di 22 Proyek PUPR Polman, Nilai Pengembalian Masih Dibungkam

Faktasulbar.com Polman — Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Barat menemukan kekurangan volume pekerjaan atas 22 proyek pembangunan jalan, irigasi, dan jaringan di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) senilai total Rp1.292.573.034,22. Temuan ini terungkap dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Tahun Anggaran 2024.

Dalam Laporan Realisasi Anggaran (LRA) TA 2024, Dinas PUPR Polman menyajikan anggaran Belanja Modal Jalan, Irigasi, dan Jaringan senilai Rp47.902.196.747,00 dengan realisasi Rp36.175.766.727,00 atau setara 75,52 persen dari anggaran. Namun, pemeriksaan uji petik atas 22 paket pekerjaan menunjukkan volume fisik yang dibangun tidak sebanding dengan dana yang dicairkan.

Rincian Kekurangan Volume per Paket Pekerjaan dari hasil LHP BPK

Berikut rincian kekurangan volume pada masing-masing proyek:

Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi Pertalite di SPBU Keang: Tangki Siluman, Pungutan per Jerigen, Pemilik Sebut Sedang Diverifikasi

1. Peningkatan Jalan Ruas Galeso–Mampie: Rp151.725.743
​
2. Peningkatan Jalan Paket 1 (Ruas Para–Kekkes, Ruas Matakalli–Pelitakan, Ruas Pelitakan–Dakka): Rp229.365.099
​
3. Pemeliharaan/Rehabilitasi Jalan Gonda–Labuang: Rp442.602.222
​
4. Rehabilitasi/Rekonstruksi Jalan Ruas Palungan–Tappingan: Rp289.840.958
​
5. Penggantian Jembatan Desa Sambaliwali (Palungan–Tapingan): Rp11.319.522
​
6. Penggantian Jembatan Desa Tenggelang (Tabassala–Lagusi): Rp9.205.205
​
7. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Kelurahan Darma, Kec. Polewali: Rp809.513
​
8. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Rea, Kec. Binuang: Rp2.353.028
​
9. Peningkatan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Kuajang, Kec. Binuang: Rp2.461.934
​
10. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Batupanga Daala, Kec. Luyo: Rp10.500.372
​
11. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Baroangin, Kec. Mapilli: Rp4.939.746
​
12. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Riso, Kec. Tapango: Rp6.208.167
​
13. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Katumbangan, Kec. Campalagian: Rp5.031.049
​
14. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Laliko, Kec. Campalagian: Rp758.498
​
15. Perluasan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Baru, Kec. Luyo: Rp4.284.847
​
16. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Napo, Kec. Limboro: Rp2.423.698
​
17. Pembangunan SPAM Jaringan Perpipaan Desa Tandassura, Kec. Limboro: Rp3.218.394
​
18. Perkuatan Tebing Sungai Kunyi, Kelurahan Madatte, Kec. Polewali: Rp13.795.562
​
19. Perkuatan Tebing Sungai Rappang, Desa Rappang, Kec. Mapilli: Rp8.259.925
​
20. Perkuatan Tebing Sungai Luyo, Desa Luyo, Kec. Luyo: Rp20.345.478
​
21. Perkuatan Tebing Sungai Mombi, Kec. Alu: Rp6.215.590
​
22. Normalisasi Sungai Lapeo, Desa Lapeo, Kec. Campalagian: Rp66.908.472

Pengembalian Dibungkam, Angka Belum Jelas

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Bagian Tindak Lanjut dan APIP Inspektorat Kabupaten Polman, Ramla, menyatakan sebagian rekanan pelaksana pekerjaan telah menyetor kembali dana kekurangan volume ke kas daerah.

“Maaf saya sedang dinas luar. Untuk temuan ini sudah ada beberapa pengembalian oleh rekanan yang masuk ke rekening kas daerah,” ujar Ramla kepada media ini, Selasa (11/8/2026).

Namun ketika diminta menyebutkan berapa rupiah yang telah disetor kembali hingga saat ini, pihak Inspektorat justru bungkam.

Gubernur Serahkan Usulan Cawagub Sulbar, DPRD Segera Jadwalkan Tahapan Pemilihan

“Saya tanya dulu ke teman yang menangani penyetorannya,” jawab Ramla singkat.

Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kembali guna memeroleh rincian total uang yang telah dikembalikan belum membuahkan hasil. Publik pun masih menunggu kejelasan berapa kerugian anggaran negara yang telah dikembalikan dan berapa yang masih tertagih dari temuan kekurangan volume pekerjaan di Dinas PUPR Polman tersebut.

× Advertisement
× Advertisement