Hukum Lokal
Beranda / Lokal / Pelaku Pemukulan Anggota Polisi Berhasil Ditangkap, Penyidik Temukan Fakta Baru

Pelaku Pemukulan Anggota Polisi Berhasil Ditangkap, Penyidik Temukan Fakta Baru

oplus_2

Faktasulbar.com Mamuju – Polresta Mamuju berhasil menangkap pelaku pemukulan terhadap anggota polisi inisial (AR) saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa di Kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Perovinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Polresta Mamuju menemukan fakta baru dalam kasus tersebut.

Dalam keterangan Persnya Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ferdyan Indra mengatakan, penangkapan AR mengungkap fakta baru yang mengarah pada dugaan adanya aktor intelektual dan penyandang dana di balik aksi demonstrasi tersebut.

Aksi unjuk rasa itu diduga tidak lagi murni sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat. Penyidik menemukan indikasi adanya pihak ketiga yang memiliki kepentingan tertentu dan diduga menggerakkan massa untuk melakukan tekanan terhadap pihak Balai Wilayah Sungai.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka, aksi ini digerakkan oleh salah satu pengusaha atau kontraktor yang merasa kecewa karena tidak mendapatkan paket pekerjaan atau proyek di Kantor BWS tahun ini,” ungkap Kapolresta saat memimpin konferensi pers.

Survei Terravox: 81,5% Masyarakat Sulbar Puas dengan Kinerja Gubernur SDK, Infrastruktur Jadi Capaian Paling Terasa

Tersangka AR sendiri disebut ikut bergabung karena diajak oleh kerabatnya yang memiliki keterkaitan dengan kelompok tersebut.

Lebihlanjut Kapolres Mamuju, penyidik juga menemukan indikasi adanya pemberian kompensasi finansial kepada peserta aksi. Uang tersebut diduga digunakan untuk menggerakkan massa agar ikut melakukan demonstrasi dan memberikan tekanan psikologis kepada pihak otoritas BWS.

“Ada indikasi kuat pemberian kompensasi atau pembayaran sejumlah uang dengan nilai tertentu, sekitar 100 ribu per orang, agar mereka mau turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa,” jelasnya.

Atas temuan tersebut, Polresta Mamuju memastikan penyelidikan tidak akan berhenti pada pelaku pemukulan semata.

Penyidik kini tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi dalang, penyandang dana, hingga koordinator lapangan yang menggerakkan massa.

Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman: Lindungi Siswa dari Kekerasan, Perundungan, dan Diskriminasi

“Kami tidak akan berhenti di kasus penganiayaannya saja. Gelar perkara terus kami kembangkan ke arah aktor intelektual, penyandang dana, serta koordinator lapangan yang memobilisasi massa hingga berujung anarkis. Kami akan menetapkan tersangka lain yang bertanggung jawab atas aksi ini,” tegas Ferdyan.

Polresta Mamuju menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus tersebut secara menyeluruh dan memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam aksi anarkis yang mengakibatkan anggota polisi menjadi korban dapat diproses sesuai hukum yang berlaku

“Sabar yah rekan-rekan kita akan melakukan pendalaman siapa saja yang harus bertanggung jawab dalam kasus tersebut”, pungkasnya.

× Advertisement
× Advertisement